Buku Penuntun


Buku penuntun-ku,

tersimpan rapi dalam almari bersama kumpulan referensiku,

beragam bahasa terjemahan tak membuyarkan pesan moralmu.

     Apa yang kau katakan mungkin ku tak tahu,

     ku mungkin juga tak mau tahu.

Tapi untuk apa kau ada di situ?

Aku tak tahu,

mulanya ku hanya ikuti kemauan orang tua-ku.

     Aku sadar,

     seringkali aku membuatmu tak beda dengan surat kabar,

     ku baca sekali lalu semua bubar.

Namun aku juga sadar,

tanpamu mungkin aku sudah terkapar.

     Tapi bila ku hanya hidup denganmu, aku hanya akan melihat masa lalu,

     bila ku hidup hanya berdasar padamu, mungkin aku bingung tuk hadapi masa depanku,

     namun pesan moralmu kan selalu ada dalam hatiku dan menjadi dasar hidupku.

Iklan

2 thoughts on “Buku Penuntun”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s