Tag

, ,

Ada yang tahu saya akan menulis apa?

Minggu ini adalah minggu terakhir penanggalan liturgi yang ditandai dengan perayaan Kristus Raja Semesta Alam. Tanda bahwa akan memasuki masa adven. Dimana masa adven dicanangkan sebagai bulan rekoleksi keluarga.

Tema kali ini adalah tema pertama dari pertemuan rekoleksi keluarga.

Format pertemuan pada bulan keluarga seperti pada beberapa tahun terakhir bukan sebuah pendalaman kitab suci namun pendalaman iman melalui aktivitas-aktivitas ringan, dimana pada pertemuan pertama ini umat diajak menggunakan permainan dan lagu yang diselingi beberapa pertanyaan.

Lagu SINGING GLORY PRAISE THE LORD dinyanyikan bergantian mengajak umat menyadari setiap peran dan tanggung jawabnya menjaga harmoni lagu. Dan tentunya ini adalah cerminan dimana dalam kehidupan setiap kita memiliki peran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, baik dalam keluarga, pelayanan dan pekerjaan maupun masyarakat. Tugas kitalah menjaga harmoni dengan menjalankan setiap tanggung jawab kita.

Pertanyaan selingan diberikan sebagai “pancingan” untuk mengukur kesadaran akan rasa syukur dalam menghadapi persoalan yang ada.

Lagu kedua YESUS POKOK DAN KITALAH CARANGNYA dinyanyikan bersama. Pada akhir lagu, pemimpin yang berdiri di tengah, mengajak 2 anggota lain berdiri bernyanyi ditengah, dan kemudan seterusnya sampai dengan semua yang hadir berdiri. Kegiatan ini merupakan cerminan tugas kita sebagai Anak Allah untuk menjaditeladan dan selalu berbuah dengan mengajak dan menguatkan iman sesama.

Pertanyaan berikutnya, sebelum ke Bacaan Kitab Suci, mengajak keluarga, idealnya, berdiskusi mengenai bagaimana setiap anggota saling  menumbuhkan Iman dan mengungkapkannya melalui sikap yang penuh rasa syukur.

Bacaan Kitab Suci pada pertemuan ini diambil dari Kolose 2 : 6 – 7. Dari bacaan ini kita diingatkan mengenai rasa syukur yang harus selalu kita wujudkan melalui sikap dan perbuatan. Rasa syukur yang kita wujudkan itu wajib kita lakukan karena Iman dimana kita diangkat sebagai Anak Allah melalui pembaptisan.

Hendaknya setelah pertemuan ini umat diharapkan untuk dapat selalu mewujudkan rasa syukurnya seturut dengan perkembangan dan pertumbuhan imannya. Menjadi teladan dalam bermasyarakat pada umumnya dan secara khusus dalam keluarga.

Iklan