Al kisah seorang tukang bangunan yang membangun sebuah rumah. Ia diminta membangun rumah sesuai sketsa yang telah digambarkan oleh arsitek. Segala bahan serta desain arsitektur telah tertulis dan tergambar di sana.
Ditengah pekerjaannya dia mengalami banyak cobaan dan rintangan. Baik dari rekan kerjanya, mandor atasannya maupun dari kebutuhan rumah tinggalnya.
Rekan kerjanya bekerja dengan mengurangkan kualitas. Mandor berkoalisi dengan penjual bahan tentang harga bahan. Sedangkan dia masih harus menjaga asap dapurnya tetap mengepul dengan penghasilannya.
Dengan sabar, dia tetap memikul bebannya. Dia mengerjakan bagiannya dengan baik dan tanpa merugikan pemilik bangunan. Dia mendapatkan sesuai dengan yang menjadi haknya meskipun hanya bisa mencukupi sebagian kebutuhannya. Meskipun ia bisa mengikuti jejak rekan-rekan dan mandor atasannya dia tak melakukannya.
Untuk apa dia mengambil resiko seperti itu?
Filed under: Hari ini, Hari Ini, Melihat, Membaca, Mendengar, persiapan





